Kesinetronan Nasionalisme Ndrone

Nama Drone sering diberikan pada sebuah alat yang terlihat seperti bisa bergerak sendiri padahal digerakkan oleh seseorang dari jauh. Hal ini sepertinya bisa kita sematkan juga pada presiden Indonesia 2014 yang sepertinya bergerak sendiri tetapi tanda-tanda bahwa dia digerakkan oleh pihak lain sudah cukup nyata.

Dia mau membeli 2500 kapal dari Cina untuk pemenuhan kebutuhan tol laut, sedangkan PT PAL, perusahaan anak bangsa sendiri mempunyai kemampuan mumpuni

Lalu dia juga berkata bahwa BUMN BOLEH DIPIMPIN ASING. Tentu saja orang-orang akan bertanya: Mana nasionalisme Jokowi yang dulu diagung2kan semasa kampanye? Seakan lenyap tak berbekas.

Kepemimpinan BUMN oleh asing ini adalah topik yang ramai dibicarakan setelah menteri BUMN, yang bawa BUMN hancur2an di jaman Megawati, Rini Soemarno, menyatakan dia akan menjual Gedung Kementerian BUMN dan menyewa tempat lain. Ini adalah sebuah kebodohan dari otak yang terkena racun liberalisme ekonomi akut. Kalau sebuah lembaga negara tidak punya tempat sendiri, dia akan menjadi korban permainan penyedia tempat. Belum lagi kalau ternyata dia menjual gedung, dan kemudian menyewa gedung tersebut ke pembeli. Apa gak gila itu namanya? Jadi ingat kasus Tanker Pertamina yang dijual di jaman Megawati kemudian Megawati menyuruh pertamina menyewa tanker tersebut.

Jadi dimana sebenarnya nasionalisme Jokowi? Tersisa hanya di film2 dan pencitraan-pencitraan saja kah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: